281 Views 3 minutes September 27, 2021

Bagaimana sih cara mendapatkan beasiswa kuliah keluar negeri? Beasiswa kuliah ke luar negeri dapat kamu peroleh dari beberapa pihak yaitu pemerintah, swasta, universitas, dan kebudayaan atau olahraga. Beasiswa yang berbeda sumber ini memiliki satu tujuan yang sama yaitu memberikan kesempatan luas untuk pelajar belajar di negeri orang. Jika kamu bersungguh-sungguh ingin memperoleh beasiswa ke luar negeri, jangan lupakan ketiga dokumen berikut.

Konsultasi kuliah keluar negeri

3 Dokumen untuk mendapatkan beasiswa kuliah keluar negeri

  • Nilai IPK atau Rapor

Dalam seleksi mahasiswa baru di luar negeri, nilai kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL dan IELTS) merupakan syarat wajib untuk kuliah keluar negeri. Umumnya, universitas teratas di sana juga menyeleksi menurut ranking dan nilai di rapor, minimal 7.5 atau IPK minimal 3.0. Universitas juga akan mempertimbangkan mata pelajaran yang sesuai dengan jurusan pilihanmu. Jadi bagi kamu yang ingin mendapatkan beasiswa kuliah keluar negeri maka kamu harus memperhatikan juga nilai raport.

  • Skor Tes TOEFL atau IELTS

Selain memperhatikan nilai rapor atau IPK, selanjutnya kamu perlu menyertakan hasil tes IELTS atau TOEFL. Kedua tes kemampuan berbahasa Inggris ini wajib sebab kamu mendaftar ke perguruan tinggi di negara yang mayoritas berbahasa Inggris, misalnya Amerika Serikat, Inggris, Australia, Selandia Baru, dan sebagainya. Skor minimum yang harus dipenuhi yaitu 6.0 (IELTS) dan 550 (TOEFL paper-based), tapi sebaiknya kamu pastikan dengan universitas tujuan terlebih dahulu.

Daftar TOEFL IELTS SAT GMAT dan GRE

  • Visa

Dokumen yang satu ini wajib kamu miliki saat studi di luar negeri. Visa dikeluarkan oleh negara dan memungkinkan masuk atau tinggal di negara yang bersangkutan selama waktu tertentu. Dengan visa, berarti kamu punya bukti izin masuk ke negara itu. Visa F dan M dibutuhkan untuk pelajar.

Permohonan visa dapat diajukan ke kantor kedutaan negara tujuanmu di Indonesia. Beberapa langkah melengkapi visa, yaitu:

  1. mengisi formulir (diambil di kedutaan atau download) dan mempersiapkan dokumen wajib, seperti fotokopi ID, paspor, bukti diterima di universitas tertentu, dan lain-lain.
  2. Menyerahkan formulir dan dokumen tersebut ke kantor perwakilan atau kedutaan negara tujuan.
  3. Membayar biaya visa.
  4. Melakukan wawancara visa (bila diperlukan).

Demikian dokumen penting yang patut kamu siapkan untuk menjelang pengajuan scholarship ke luar negeri. Selain ketiga syarat tersebut, kamu juga perlu mempersiapkan CV yang akan menunjukkan aktivitas dan prestasimu di sekolah, juga statement of purpose yang akan memantapkan pengajuan scholarship saat wawancara nanti.

Kemampuan bahasa Inggris yang akan mendorong skor TOEFL atau IELTS sebaiknya dipoles sejak sekarang.

Kamu bisa mendaftar di Kaplan Edupac, memilih salah satu program test preparation-nya, atau untuk ini kamu bisa pilih TOEFL preparation program. Kaplan Test Prep Online akan membantu skor TOEFL kamu mencapai lebih dari batas minimum persyaratan sehingga memperoleh scholarship ke luar negeri bukan lagi impian.