4216 Views 4 minutes August 5, 2025 August 7, 2025

Halo, Sobat Edupac! Pertanyaan ini sering banget ditanyakan mahasiswa, terutama untuk lulusan Diploma 4 atau D4. Mereka bertanya kepada kami, “Saya adalah lulusan D4, apakah bisa lanjut s2?”. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, biar lebih kredibel dan dapat dipercaya, kami akan melansir berdasarkan peraturan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di Indonesia. Apa saja sih syarat dan kualifikasi seseorang agar mereka bisa mengambil S2 (Magister / Master)? Apakah benar hanya lulusan S1 saja yang bisa ambil S2? Berdasarkan peraturan dari Kemendikbudristek Republik Indonesia, berikut adalah jawabannya:

Ketentuan Hukum dan Regulasi dalam Meraih Gelar S2 di Indonesia

Berdasarkan Permendikbudristek No. 3 tahun 2020, pada bagian pasal 17 ayat 1 sudah tertulis dengan jelas mengenai masa dan beban belajar penyelenggaraan program pendidikan:

  • Pada poin (f) tertulis “Paling lama 4 tahun (empat) tahun akademik untuk program magister, program magister terapan, atau program spesialis, setelah menyelesaikan program sarjana, atau diploma empat/sarjana terapan, dengan beban belajar mahasiswa paling sedikit 36 (tiga puluh enam) sks”.
  • Dan pada poin (d) tertulis: “Paling lama 7 (tujuh) tahun akademik untuk program sarjana, program diploma empat/sarjana terapan, dengan beban belajar mahasiswa paling sedikit 144 (seratus empat puluh empat) sks“.

Darisana kami rasa sudah cukup jelas, bahwa program magister dapat kamu raih setelah menyelesaikan program sarjana atau diploma empat/sarjana terapan. Dimana mahasiswa S1 atau D4 dinyatakan lulus ketika menyelesaikan beban belajar 144 sks dalam kurun waktu maksimal 7 tahun.

Kesimpulannya, selama kamu telah menempuh paling sedikit beban belajar-nya 144 sks dengan durasi kuliah maksimal 7 tahun, lulusan diploma 4 secara regulasi telah memenuhi syarat untuk ambil program magister (S2).

Mini-Masters-and-MBA-Fair-2025-Update-1-Agustus
Raih S2 Impianmu di Luar Negeri! Gabung di Mini Master’s & MBA Fair 2025 🎓 Beasiswa Full | 🌍 Kampus Global | 🎯 Konsultasi Langsung 📅 9 Agustus | 🕙 10.00–15.00 | 📍Jakarta 🎁 Hadiah Langsung + IELTS Prediction Test 🎟️ FREE & OPEN FOR PUBLIC.
DATANG & BANGUN MASA DEPANMU SEKARANG!

Lulusan D4 dalam Negeri Apakah bisa S2 di Luar Negeri?

Nah, dari informasi sebelumnya kita sudah paham ya kalau lulusan D4 bisa ambil S2, tapi itu konteksnya dalam negeri. Karena kami mengutip dari peraturan Kemendikbudristek Republik Indonesia. Muncul pertanyaan baru, bagaimana kalau di luar negeri? Apakah lulusan D4 dalam negeri, bisa lanjut S2 di Luar Negeri? Tidak sedikit mahasiswa kami bertanya seperti itu, jadi pada kesempatan ini kami ingin menjawabnya.

Sebelum ke topik utama, kami ingin menjelaskan tentang bedanya sarjana (S1) dan diploma empat (D4).

Berdasarkan Permendikbudristek No. 53 tahun 2023, pada pasal 84 menyatakan bahwa lanjutan dari diploma tiga adalah sarjana terapan. Itu artinya, diploma empat bisa disebut sebagai sarjana terapan. Nah, di pasal 18, sarjana terapan itu beban belajarnya sama dengan sarjana, yaitu minimal 144 sks dengan masa tempuh kurikulum 8 semester. Kesimpulannya adalah D4 dan S1 itu tingkatannya setara, hanya saja yang membedakannya adalah diploma merupakan pendidikan vokasi, sedangkan sarjana merupakan pendidikan akademik.

Apa itu pendidikan vokasi? Pada pasal 42 poin ke 2, materi pembelajaran vokasi diutamakan untuk menyiapkan lulusan agar mampu mengembangkan keterampilan dan penalaran melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk melakukan pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu. Sehingga, Perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi dapat melibatkan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja dalam penyediaan fasilitas pembelajaran dan pelatihan (pasal 48, poin 5).

Gelar Diploma itu dirancang untuk banyak pelatihan keterampilan dan praktek. Sementara itu, sarjana lebih ke metode basis riset, itu sebabnya banyak teori. Karena memang pendidikan akademik dirancang agar lulusannya mampu menguasai, mengembangkan, dan/atau menerapkan cabang ilmu pengetahuan dan teknologi (pasal 42, poin 1).

Sampai sini sudah jelas ya. Nah lalu pertanyaannya, apakah di luar negeri sistem pendidikannya sama seperti Indonesia? Jelas berbeda! Di luar negeri saja, gelar akademiknya di pisah ke kategori Arts dan Science. Di Indonesia mana ada seperti itu, gelar yang didapatkan langsung ke bidang studi yang kamu pilih. Contohnya S.Kom kepanjangannya Sarjana Komputer, bukan Sarjana Sains Komputer, kan?

Jadi, semuanya tergantung dengan kebijakan universitas luar negeri yang kamu pilih. Kalau misalnya universitas luar negeri yang dipilih merasa ada kekurangan dalam latar keahlian kamu, mereka biasanya mewajibkan kamu untuk mengikuti Pre Master sebelum masuk S2 disana. Setiap universitas luar negeri memiliki standarnya masing-masing, sehingga diperlukan assesment terhadap nilai akhir/transkrip D4 apakah mahasiswa tersebut bisa langsung ke jenjang master atau perlu tambahan 1 tahun pre-master guna penyetaraan

Untuk informasi lebih lanjut konsultasi saja dengan education counsellor kami yang lebih berpengalaman dan ahli di pendidikan luar negeri. Kamu bisa isi data diri melalui form di link berikut: https://www.edupac-id.com/university/. Education Counsellor EduXpert akan menghubungi kamu kembali setelah form terisi dan disubmit, jadi pastikan data diri yang kamu berikan sudah benar. Atau kamu bisa terhubung dengan customer service kami dengan klik tombol WhatsApp berikut, konsultasi GRATIS!

Jangan lupa untuk follow media sosial kami, agar kamu tidak ketinggalan informasi beasiswa, promo, event, dan lain sebagainya. Klik link berikut untuk menuju media sosial kami:

  1. Instagram: @edupacindonesia
  2. Facebook: @EdupacIndonesiaHQ.

Ikuti terus artikel kami selanjutnya, Thank You!