Halo, Sobat Edupac! Memahami perbedaan antara IELTS Academic dan IELTS General Training sangat penting bagi siapa pun yang berencana kuliah, bekerja, atau pindah ke negara berbahasa Inggris. Meskipun keduanya sama-sama menguji kemampuan bahasa Inggris, tujuan, format, dan tingkat kesulitan masing-masing modul ternyata berbeda dan bisa berpengaruh besar pada keberhasilan pendaftaran kamu. Apa saja perbedaannya? Simak informasinya berikut ini:
Tujuan dan Sasaran
IELTS Academic dibuat untuk orang yang ingin kuliah di luar negeri atau mendaftar ke profesi tertentu seperti dokter, perawat, atau insinyur. Tes ini menilai apakah seseorang mampu memahami bahasa Inggris tingkat akademik, seperti yang digunakan di universitas. Jadi, kalau Anda ingin kuliah S1, S2, atau mendaftar profesi resmi, kamu harus mengambil modul Academic. (takeielts.britishcouncil.org, 2025)
IELTS General Training ditujukan untuk keperluan pindah negara, bekerja, atau mengikuti pelatihan non-gelar. Tes ini mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris sehari-hari yang dibutuhkan saat hidup dan bekerja di negara berbahasa Inggris. Karena itu, modul General Training paling sering diminta untuk keperluan imigrasi (cambridgeenglish.org, 2025). Misalnya, Kanada (Express Entry) hanya menerima IELTS General Training untuk aplikasi PR (canada.ca, 2025).
Singkatnya, IELTS Academic untuk studi atau profesi, sedangkan IELTS General Training untuk migrasi dan kerja.
Bentuk dan Format Tes
Kedua versi IELTS, baik Academic atau General Training memiliki total waktu sekitar 2 jam 45 menit. Bagian Listening dan Speaking sama persis pada kedua modul. Artinya, jenis pertanyaan, format, dan cara penilaiannya tidak berubah, baik untuk Academic maupun General Training. (ielts.com.au, 2025)
Perbedaan utama ada pada Reading dan Writing. Walaupun jumlah soal, waktu, dan struktur umumnya mirip, jenis teks dan tugas yang diberikan berbeda. Academic lebih fokus pada bahasa Inggris akademik, sedangkan General Training lebih menilai penggunaan bahasa Inggris dalam situasi kehidupan sehari-hari. (cambridgeenglish.org, 2025)
Karakteristik Teks dalam IELTS Reading
Pada Academic Reading, teks yang diberikan lebih panjang dan lebih sulit. Teks biasanya diambil dari buku, jurnal, artikel penelitian, atau tulisan akademik. Peserta perlu membaca dengan cermat, memahami ide utama, dan menangani informasi yang rumit. Oleh karena itu, Academic Reading menuntut kemampuan analisis yang lebih tinggi. Lalu, pada General Training Reading, bagian awal berisi teks pendek seperti iklan, pengumuman, atau informasi sehari-hari. Bagian kedua berisi teks tentang tempat kerja, misalnya aturan kantor atau panduan. Bagian ketiga baru berisi satu teks yang lebih panjang. Meskipun teks GT lebih mudah, standar penilaian (konversi skor) dibuat lebih ketat, sehingga peserta perlu menjawab lebih banyak soal dengan benar untuk mendapatkan skor tinggi. (cambridgeenglish.org, 2025)
Bentuk dan Topik Tulisan dalam IELTS
Untuk IELTS Academic, pada writing task 1 peserta diminta membuat laporan dari grafik, tabel, diagram, atau proses, dan harus menuliskannya dengan gaya bahasa formal dan objektif. Sementara pada IELTS General Training, peserta harus menulis surat. Surat ini bisa formal, semi-formal, atau informal, tergantung situasinya. Tugas ini menilai kemampuan peserta dalam berkomunikasi sesuai kebutuhan, misalnya saat meminta informasi, membuat keluhan, atau menjelaskan suatu keadaan. (ielts.idp.com, 2025)
Untuk Writing Task 2, kedua modul sama-sama meminta peserta menulis esai formal. Bedanya, topik pada Academic cenderung lebih akademis dan abstrak, sedangkan General Training biasanya membahas hal yang lebih praktis dan terkait kehidupan sehari-hari. (ielts.idp.com, 2025)

Skor dan Konversi Nilai
Kedua jenis tes memakai skala penilaian Band 1–9, dan bagian Listening, Writing, serta Speaking dinilai dengan cara yang sama pada kedua modul. Namun, pada bagian Reading terdapat perbedaan yang cukup signifikan.
Karena bacaan pada Academic lebih menantang, jumlah jawaban benar yang dibutuhkan untuk mencapai skor tertentu lebih sedikit dibandingkan General Training. Sebagai contoh, untuk memperoleh Band 7, peserta Academic biasanya cukup benar sekitar 30–32 soal, sedangkan peserta GT perlu sekitar 34–35 soal. Dengan kata lain, meskipun teks GT terlihat lebih mudah, standar penilaiannya justru lebih ketat. (ielts.idp.com, 2025)
Biar tidak binggung hitung skor IELTS kamu, gunakan IELTS Calculator saja di link berikut: IELTS Calculator: Calculate Listening, Reading and Overall Score.
Penutup
Nah, itulah 5 perbedaan IELTS Academic dan General Training. Dengan mengenali perbedaan tersebut, kamu dapat memilih modul yang paling sesuai dengan kebutuhan, baik itu studi, karier, atau rencana imigrasi kamu. Persiapan yang tepat akan membantu kamu meraih skor optimal dan semakin dekat dengan tujuan kamu di luar negeri. Butuh kursus IELTS? Di Edupac Indonesia saja! Klik

Konsultasi GRATIS, klik tombol WhatsApp berikut untuk terhubung dengan Customer Service (CS) kami:
Jangan lupa untuk follow media sosial kami, agar kamu tidak ketinggalan informasi beasiswa, promo, event, dan lain sebagainya. Klik link berikut untuk menuju media sosial kami:
Instagram: @edupacindonesia
Ikuti terus artikel kami selanjutnya, Thank You!

