144 Views 5 minutes September 2, 2022 March 26, 2025

Halo, Kaplanners! Tidak sedikit dari kita yang masih binggung dan bertanya-tanya: “Apa sih perbedaan dari MBA dan MM?”, “Loh, bukannya MBA dan MM sama saja ya?”. Tidak heran, karena membedakan MBA dan MM seperti kamu membandingkan kopi robusta sama arabika. Sama-sama biji kopi, tapi jika kita telusuri lebih dalam ternyata ada bedanya, bukan? Nah, sama halnya dengan MBA dan MM, kedua gelar tersebut memiliki perbedaan yang tidak banyak orang ketahui. Penasaran? Yuk simak informasinya dibawah ini:

Apa itu MBA & MM?

gelar-magister-administrasi-bisnis-dan-manajemen
Sumber: freepik.com

Sebelum kita membahas lebih lanjut soal perbedaan MBA dan MM, alangkah baiknya kita mengetahui apa itu MBA dan MM. Kita mulai dari kepanjangannya dulu ya, MBA itu singkatan dari Master of Business Administration, sedangkan MM adalah Magister Management.

Dari singkatannya saja kita sudah bisa mengambil kesimpulan, bukan? MBA adalah program master untuk kamu yang pernah mengambil program pendidikan yang berkaitan dengan bisnis dan administrasi, sedangkan MM merupakan program magister untuk lulusan manajemen.

Are you ready to grow your career and gain a lifelong global network at a top business school? We can show you the way to your best MBA at the Access MBA One-to-One event in Jakarta. Click image for further information and register!

Sebagai informasi, Master dan Magister itu levelnya sama yaitu S2. Hanya saja di Indonesia, untuk yang telah berhasil menempuh S2 lebih dikenal dengan sebutan Magister. Sedangkan kalau di luar negeri, contohnya seperti Amerika Serikat, lebih dikenal dengan sebutan Master, contoh: Master of Arts (M.A), Master of Science (M.Sc), Master of Management (MIM).

Baca selengkapnya: Apa itu MBA? Kenali Definisi, Tips & Alasan Memperoleh Gelar MBA.

Perbedaan MBA dan MM

pilih-mba-atau-mm
Sumber: freepik.com (edited)

Kami pengertian MBA dan MM sudah cukup jelas ya, sekarang mari kita bahas soal beda MBA dan MM. Berikut adalah 5 perbedaan gelar MBA dan MM:

MBA Butuh Pengalaman Kerja, Sedangkan MM Tidak

Walaupun semua lulusan kuliah bisa ambil MBA, tetapi bukan berarti masuk MBA itu mudah. Untuk yang universitas luar negeri, yang ingin ambil MBA wajib untuk menyertakan keterangan kalau kamu sudah pernah bekerja sebelumnya. Durasi bekerjanya tergantung kebijakan universitas, tapi kurang lebih sih sekitar 2 – 4 tahun. Nah, kalau MM kamu tidak perlu melampirkan surat keterangan kerja. Asalkan kamu sudah lulus S1 Manajemen, lalu ingin lanjut pendidikan, gelar MM terbuka lebar untuk kamu.

Kurikulum MBA Banyak Praktek & Case Study

Seperti yang pernah kami singgung sebelumnya, MBA itu dikhususkan untuk pembelajaran dalam keterampilan dan pengembangan bisnis. Disini kamu akan belajar banyak ilmu yang bervariatif, belajar ilmu komputer, pemasaran, administrasi, manajemen, banyak deh! Karena MBA ini dibuat untuk kamu yang ingin menjadi seorang CEO. Aslinya CEO itu kepanjangan dari Chief Executive Officer, tapi kenyataannya CEO bisa menjadi Chief Everything Officer. Jadi, kamu di MBA dituntut untuk mengetahui banyak bidang keilmuan agar kamu bisa menjadi pemimpin yang baik dalam organisasi. Berbeda dengan MM, kamu hanya melanjutkan ilmu manajemen di tingkat lebih expert lagi dan pastinya kamu hanya fokus di lingkup manajemen saja.

Baca Juga: 10 Universitas di Amerika Serikat Dengan Program MBA Terbaik.

Biaya Kuliah di MBA Lebih Mahal Dibandingkan MM

Yuk, mari kita ambil contoh misalnya IESE Business School. Dilansir pada website resmi, MBA di IESE harganya 99,500 Euro (Cek link berikut: MBA Tuition Fee), sedangkan untuk MM di IESE harganya 44,550 Euro (Cek link berikut: MIM Tuition Fee). Harga MBA-nya saja bisa mencapai setengah dari MM, bukan?

Lulusan Gelar MBA Mendapatkan Gaji Lebih Tinggi dibandingkan MM

Berdasarkan informasi dari Financial Times tahun 2024, gaji lulusan MM berkisar $47,696 – $156,010 per tahunnya. Sedangkan untuk lulusan MBA, prospek penerimaan gajinya lebih tinggi dibandingkan lulusan MM, yaitu berkisar $89,800 – $250,650 per tahunnya.

Tingkatan Karier MBA Lebih Tinggi dibandingkan MM

Pada umumnya, gelar Master / Magister (S2) didapatkan untuk meraih level karir lebih tinggi dari level pemula (entry level). Sama halnya dengan Master in Management (MM), dirancang untuk meraih mid level hingga manajer di perusahaan. Namun, jika kamu ingin melangkah lebih jauh ke level eksekutif, maka Master of Business Administration (MBA) adalah pilihan yang tepat.

Program MBA dirancang untuk melatih para profesional agar mampu mengambil peran strategis sebagai pemimpin atau pengambil keputusan utama di perusahaan. Tak heran, suasana kelas MBA sering kali penuh diskusi karena peserta didorong untuk berpikir secara analitis, kritis, dan strategis. Biasanya, ketika seseorang sudah menyelesaikan studi MM, mereka lanjut untuk ambil MBA.

 

Nah, kira-kira itulah yang bisa kami bagikan, semoga artikelnya bermanfaat untuk Kaplanners. Jadi, apakah kamu sudah kepikiran ingin memilih MBA atau MM? Kalau masih bimbang, kamu konsultasi saja terdahulu dengan kami! Karena kami mempunyai layanan untuk membawa students untuk kuliah ke luar negeri, berikut adalah nomer Whatsapp-nya:

whatsapp-kaplan-edupac-jakartawhatsapp-kaplan-edupac-surabaya

Jangan lupa untuk follow media sosial kami, agar kamu tidak ketinggalan informasi beasiswa, promo, event, dan lain sebagainya. Klik link berikut untuk menuju media sosial kami:

  1. Instagram: @edupacindonesia
  2. Facebook: @EdupacIndonesiaHQ.

Ikuti terus artikel kami selanjutnya, Thank You!