Halo, Kaplanners! Perkembangan teknologi dari tahun ke tahun semakin canggih dan membawa banyak kemudahan dalam hidup bermasyarakat. Bahkan bisa dikatakan, kita hidup sekarang sudah tidak bisa lepas dari pengaruh teknologi. Itulah sebabnya, banyak cabang keilmuan mulai memperbarui materi belajar yang ujung-ujungnya juga menerapkan ilmu komputer, seperti: fintech (financial technology), digital marketing, digital business, dan juga informatika biomedis yang akan kita bahas pada artikel kali ini. Apa itu jurusan informatika biomedis? belajar apa saja di jurusan ini? apa prospek karirnya? kisaran gajinya berapa saat lulus nanti? Woah woah sabar, Kaplanners! Kami paham, kamu banyak pertanyaan perihal jurusan ini. Biar tidak pusing, kita bahas satu-satu ya. Yuk, simak informasi artikel dibawah ini:
Apa itu Informatika Biomedis?

Jurusan informatika biomedis merupakan cabang keilmuan yang menggabungkan ilmu computer science, statistik, dan kesehatan. Informatika biomedis mencakup segala upaya memanfaatkan teknologi informasi dan komputasi untuk mengevaluasi, menerapkan, dan mengembangkan sistem dan metode baru dalam bidang kedokteran dan kesehatan, membantu dalam pengambilan keputusan medis, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, dan meningkatkan kualitas kesehatan pasien.
Informatika Biomedis Belajar Apa?
Materi yang diajarkan di jurusan Informatika Biomedis dapat bervariasi tergantung pada program studi dan universitas yang diambil, namun beberapa contoh materi yang umum diajarkan meliputi:
-
Ilmu Komputer
Algoritma, pemrograman, basis data, analisis data, pengolahan data, dan pembelajaran mesin (AI).
-
Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Anatomi, fisiologi, biokimia, farmakologi, dan ilmu kesehatan masyarakat.
-
Biologi
Genetika, bioinformatika, sistem biologi, biologi molekuler.
-
Metodologi penelitian
Penelitian kualitatif, kuantitatif, eksperimental dan observasional yang diperlukan dalam Informatika Biomedis.
-
Aplikasi Informatika Biomedis
Sistem informasi kesehatan, pengembangan alat medis berbasis teknologi, sistem monitoring pasien.
-
Ilmu Statistik
Analisis data genetik, data klinis, data observasi, data imaging, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Universitas Kedokteran di Indonesia yang diakui untuk bisa ambil Spesialis di Amerika.
Perbedaan Informatika Biomedis dan Teknik Biomedis
Perbedaan utama antara Informatika Biomedis dan Teknik Biomedis adalah fokus utama dari bidang tersebut. Informatika Biomedis lebih fokus pada pengembangan teknologi informasi dan komputer yang digunakan dalam bidang kedokteran dan kesehatan, sedangkan Teknik Biomedis lebih fokus pada pengembangan alat-alat dan teknologi yang digunakan dalam bidang kedokteran dan kesehatan.
Informatika Biomedis lebih fokus pada aspek teknologi informasi seperti pengembangan sistem informasi kesehatan, analisis data, pengolahan data, dan pembuatan alat medis berbasis teknologi, sementara Teknik Biomedis lebih fokus pada aspek teknologi fisik seperti pembuatan prototipe alat medis, pemeliharaan alat medis, pengukuran sinyal medis, dll.
Secara singkat, Informatika Biomedis fokus pada pengembangan teknologi informasi yang digunakan dalam bidang kedokteran dan kesehatan, sementara Teknik Biomedis fokus pada pengembangan alat-alat yang digunakan dalam bidang kedokteran dan kesehatan.
Baca Juga: Mengenal Sertifikasi ECFMG, Dokumen Penting untuk praktik Kedokteran di Amerika Serikat.
Prospek Karir Informatika Biomedis

Prospek karir untuk lulusan Informatika Biomedis cukup baik karena bidang ini merupakan salah satu bidang yang sedang berkembang pesat di dunia kedokteran dan kesehatan. Ada beberapa contoh profesi atau pekerjaan yang dapat dilakukan oleh lulusan Informatika Biomedis, diantaranya:
-
Pengembang sistem informasi kesehatan
Membuat, mengimplementasikan, dan memelihara sistem informasi yang digunakan dalam bidang kesehatan, seperti sistem pendaftaran pasien, sistem catatan medis elektronik, dan sistem pemantauan pasien.
-
Analis data kedokteran
Mengolah dan menganalisis data klinis untuk mengevaluasi efektivitas terapi atau intervensi kesehatan, serta untuk menentukan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian suatu penyakit.
-
Pengembang alat medis berbasis teknologi
Membuat dan mengembangkan alat medis yang menggunakan teknologi informasi, seperti alat pemantau kesehatan, alat diagnostik, dan alat terapi.
-
Bioinformatika
Mengolah data genom dan proteom, membuat algoritma pemodelan dan simulasi.
-
Konsultan teknologi kesehatan
Memberikan layanan konsultasi teknologi informasi dan komputer kepada perusahaan atau organisasi di bidang kedokteran dan kesehatan.
Kisaran Gaji Informatika Biomedis?
Sebelumnya, perlu diketahui kisaran gaji ini bervariasi tergantung pada faktor seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, posisi, lokasi geografis, serta industri tempat bekerja. Berikut adalah kisaran gaji informatika biomedis dari beberapa sumber:
| ziprecruiter.com | glassdoor.com | comparably.com |
| $ 100,234 | $ 125,702 | $ 83,497 |
Rata-rata (Mean): $ 103,144 atau setara dengan Rp. 1,594,714,541 atau setara dengan 132,892,878 / bulan.
Catatan:
- Gaji tersebut adalah gaji dari United States of America (USA).
- Harga diatas merupakan kisaran atau estimasi, dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Sekian informasi artikel yang bisa kami berikan. Semoga bermanfaat untuk para pembaca. Tertarik dengan jurusan Informatika Biomedis? National University of Singapore (NUS) membuka pendaftaran untuk jurusan pascasarjana infromatika biomedis, loh.
Yuk, segera daftarkan dirimu di link berikut: National University of Singapore. Butuh konsultasi? Klik tombol Whatsapp berikut untuk konsultasi GRATIS dengan customer service (CS) kami:
Jangan lupa untuk follow media sosial kami, agar kamu tidak ketinggalan informasi beasiswa, promo, event, dan lain sebagainya. Klik link berikut untuk menuju media sosial kami:
- Instagram: @edupacindonesia
- Facebook: @EdupacIndonesiaHQ.
See you again, di artikel selanjutnya ya. Thank You!



