906 Views 5 minutes November 9, 2023

Halo, Kaplanners! Dalam era modern yang semakin didominasi oleh kemajuan teknologi informasi, pekerjaan yang menerapkan keterampilan analisa data menjadi semakin vital bagi perusahaan, baik di dalam maupun di luar negeri. Dengan adanya internet dan transformasi digital, data telah menjadi aset yang berharga dalam dunia bisnis. Bahkan ada quotes yang mengatakan seperti ini:

“Without big data analytics, companies are blind and deaf, wandering out onto the web like deer on a freeway.” – Geoffrey Moore

Quotes tersebut memberikan gambaran tentang pentingnya analisis data dan risiko yang dihadapi perusahaan jika gagal memahami potensi data dengan baik. Oleh karena itu, semakin banyak perusahaan mencari para profesional yang mampu mengolah data dengan cermat dan memberikan panduan kritis untuk kesuksesan perusahaan. Pada umumnya, dalam pekerjaan mengelola data, perusahaan akan mencari seorang “business analyst” atau “data analyst”. Namun, banyak orang masih binggung apa beda business analyst dan data analyst. Walaupun sama-sama bekerja mengolah data, kedua pekerjaan memiliki perbedaan mendasar. Penasaran apa saja itu? Yuk simak informasinya dibawah ini:

Perbedaan Tanggung Jawab

Business analyst dan data analyst, walaupun berada di ranah yang sama yaitu bekerja untuk menganalisis, namun keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam fokus dan tanggung jawab mereka. Seorang business analyst memiliki peran dalam merinci kebutuhan klien, menyusun peta masalah, dan berkolaborasi dengan manajer untuk merancang solusi untuk tim. Sedangkan, data analyst bekerja dengan tim pemrograman untuk mengumpulkan dan menganalisis data, lalu membuat laporan visual dan dashboard. Biasanya, data analyst memiliki keahlian teknis melibatkan penguasaan alat-alat analisis data, seperti SQL, Python, atau alat visualisasi seperti Power BI. Untuk selengkapnya bisa cek tabel berikut ini:

Tanggung Jawab Business Analyst Data Analyst
Fokus Bekerja dengan klien untuk memahami kebutuhan dan masalah. Bekerja sama dengan tim pemrograman untuk mengumpulkan dan menganalisis data.
Kolaborasi Berkolaborasi dengan manajer untuk memenuhi kebutuhan dalam tim. Berkolaborasi dengan tim pemrograman.
Pemanfaatan Data Gunakan data yang ada untuk menguraikan masalahnya. Gunakan data yang ada untuk memecahkan masalah lalu membuat laporan dan dashboard.
Komunikasi Komunikasikan kebutuhan klien kepada tim. Presentasikan temuan analitis kepada tim.
Penyerahan Analisis Melakukan analisis awal dan menyerahkannya kepada programmer atau data analis untuk penyelidikan dan penyelesaian lebih lanjut. Berkolaborasi dengan tim pemrograman untuk analisis data dan menangani tugas terkait data secara mandiri sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Apa itu Business Analyst? Kenali Tugas, Skill & Kisaran Gaji-nya!

Latar belakang pendidikan

Pada umumnya, business analyst memiliki latar belakang pendidikan sarjana, seringkali dalam bidang terkait bisnis seperti administrasi bisnis, keuangan, atau ekonomi. Beberapa di antaranya mungkin memiliki gelar master, seperti MBA. Sementara itu, data analyst juga memerlukan gelar sarjana, namun lebih sering dalam bidang teknis seperti ilmu komputer, statistika, dan matematika. Beberapa posisi mungkin menuntut gelar master, terutama dalam bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), untuk menekankan keahlian teknis yang umumnya dibutuhkan dalam peran sebagai data analyst.

Skill yang Dibutuhkan

Business Analyst memiliki kebutuhan akan hardskill seperti SQL, Microsoft Access, dan Excel. Namun mereka juga memerlukan softskill yang kuat, termasuk kemampuan berkomunikasi, presentasi, dan interpersonal. Sedangkan data analyst membutuhkan hardskill dalam SQL, Python, menggunakan alat visualisasi data seperti Tableau, pemodelan data, dan pengetahuan software seperti SAS atau SPSS. Mereka juga memerlukan keahlian dalam platform cloud seperti Azure, Amazon Web Services, Google Cloud, dan sejenisnya.

Baca Juga: 7 Skill Wajib Dimiliki Untuk Pekerjaan Business Analyst.

Perbedaan Gaji

Walaupun soal gaji relatif tergantung perusahaan dan kompetensi individu, namun berdasarkan informasi yang dikeluarkan oleh Jobstreet (2023), gaji data analyst dari rentang IDR 6,000,000 s/d IDR 7,750,000. Sedangkan gaji business analyst dari rentang IDR 6,250,000 s/d IDR 9,250,000. Kesimpulannya, gaji business analyst cenderung lebih tinggi dibandingkan data analyst.

Sekali lagi kami tekankan, soal gaji itu tergantung kompetensi individu dan perusahaan dimana kamu melamar. Lalu, jangan lupa juga faktor keberuntungan juga mempengaruhi gaji.

nus-singapore-msc-in-business-analytics
Salah satu top 10 university di dunia, NUS Singapore mengadakan info session yang membahas tentang Business Analytics secara online pada tanggal 14 November 2023. Yuk daftarkan diri kamu sekarang, event ini GRATIS! Klik gambar untuk informasi lebih lanjut.

Jadi, kesimpulan yang dapat diambil adalah seorang business analyst bertanggung jawab merinci kebutuhan klien, menyusun peta masalah, dan berkolaborasi dengan manajer untuk merancang solusi tim, serta membuat keputusan berdasarkan analisis data agar bisnis dapat sukses. Sementara itu, data analyst hanya berfokus pada pengumpulan dan analisis data untuk membuat laporan dan dashboard. Lalu, seorang data analyst cenderung memiliki lebih banyak kemampuan teknis, dibandingkan business analyst. Tetapi, business analyst memiliki softskill (contoh: presentasi, komunikasi, interpersonal, dll) jika dibandingkan data analyst.

Kami rasa, itulah yang informasi yang bisa kami bagikan untuk saat ini. Semoga bermanfaat untuk para pembaca setia blog kami. Apakah kamu ingin kuliah jurusan business analyst atau data analyst di luar negeri? Yuk, biar Kaplan EduXpert bantu proses administrasinya. Konsultasi sekarang dengan klik tombol WhatsApp berikut:

whatsapp-kaplan-edupac-jakartawhatsapp-kaplan-edupac-surabaya

Jangan lupa untuk follow media sosial kami, agar kamu tidak ketinggalan informasi beasiswa, promo, event, dan lain sebagainya. Klik link berikut untuk menuju media sosial kami:

  1. Instagram: @edupacindonesia
  2. Facebook: @EdupacIndonesiaHQ.

Ikuti terus artikel kami selanjutnya, Thank You!