Halo, Kaplanners! Saat berencana untuk kuliah di luar negeri, pastinya pernah mendengar atau membaca istilah “Master Degree”. Mungkin istilah tersebut terdengar asing bagi sebagian orang, terutama untuk mahasiswa yang belum pernah kuliah di luar negeri. Namun gelar master adalah salah satu langkah penting dalam pengembangan pendidikan dan karier seseorang, jadi penting banget untuk kamu mengetahui semua aspek yang terkait dengannya. Buat kamu yang ingin tau apa itu master degree, jenis-jenisnya, berapa biaya kuliahnya, serta membutuhkan tips untuk meraihnya, maka kamu telah berada di artikel yang tepat! Yuk, tanpa perlu berlama-lama lagi, simak pembahasannya berikut ini:
Apa itu Master Degree?

Gelar master, atau sering disebut master degree, adalah gelar pascasarjana yang diberikan kepada individu yang telah menyelesaikan program studi di tingkat lebih tinggi setelah memperoleh gelar sarjana. Tujuannya adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam dalam suatu bidang studi tertentu dan memungkinkan mahasiswa mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk karir yang lebih maju.
Jenis-jenis Master Degree

Ada berbagai jenis gelar master yang dapat diperoleh, tergantung pada bidang studi dan tujuan akademik seseorang. Berikut adalah beberapa jenis master degree yang umum:
Berdasarkan Subjek & Kurikulum
-
Master of Arts (MA)
Gelar pascasarjana ini diberikan untuk disiplin ilmu yang termasuk dalam kategori seni atau ilmu sosial, seperti komunikasi, pendidikan, bahasa, linguistik, sastra, geografi, sejarah, dan musik. MA adalah langkah selanjutnya setelah mendapatkan gelar Bachelor of Arts.
-
Master of Science (MS)
Sebaliknya, gelar Master of Science (MS) diberikan dalam disiplin ilmu yang termasuk dalam kategori sains, seperti biologi, kimia, teknik, komputer, kesehatan, matematika, dan statistik. MS adalah tingkat studi yang lebih tinggi setelah memperoleh gelar Bachelor of Science.
-
Master of Research (MRes)
MRes dirancang untuk melatih mahasiswa dalam metode penelitian yang lebih maju, dengan fokus pada pengembangan keterampilan penelitian yang kuat dan pengetahuan mendalam dalam disiplin tertentu.
-
Master by Research (MPhil)
Berbeda dengan MRes, MPhil memungkinkan mahasiswa untuk menjalankan proyek penelitian yang lebih besar dan mendalam, seringkali memberikan fleksibilitas dalam merancang dan melaksanakan penelitian mereka sendiri. Ini dapat dianggap sebagai langkah awal untuk mengejar gelar doktor (Ph.D.) dan memberikan pengalaman penelitian yang intensif.
-
Master of Studies (MSt)
MSt sering menekankan penelitian dan pengembangan keterampilan penelitian dalam berbagai disiplin ilmu. Program MSt di beberapa universitas, seperti University of Oxford, dapat mencakup tesis penelitian yang harus diselesaikan sebagai komponen penting dari gelar tersebut.

Berdasarkan Spesialisasi
-
Master of Business Administration (MBA)
Master of Business Administration (MBA) merupakan gelar pascasarjana yang mempelajari ilmu manajemen dan administrasi bisnis seperti keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, strategi bisnis, analisis data, kepemimpinan, dan aspek lainnya yang berkaitan dengan pengelolaan perusahaan dan organisasi. Gelar ini dirancang untuk mempersiapkan para profesional dengan pengetahuan dan keterampilan manajerial yang mendalam dan program ini memerlukan pengalaman kerja sebelum masuk.
Pada umumnya MBA berlangsung selama satu hingga dua tahun penuh waktu, meskipun ada juga program paruh waktu atau eksekutif yang dirancang untuk para profesional yang ingin memadukan pekerjaan mereka dengan pendidikan pascasarjana.
Baca Selengkapnya: Apa itu MBA? Kenali Definisi, Tips & Alasan Memperoleh Gelar MBA.
-
Master of Management (MM)
Master of Management adalah gelar pascasarjana lanjutan dari bachelor of management (atau sarjana manajemen). Sama halnya dengan MBA, gelar MM juga mempelajari aspek-aspek terkait manajemen bisnis. Namun, MM merupakan gelar akademik yang hanya bisa diambil oleh mahasiswa sarjana manajemen, sedangkan MBA dapat diambil oleh mahasiswa di berbagai latar belakang pendidikan.
Baca Selengkapnya: Apa sih Perbedaan Gelar MBA dan MM?
-
Masters in Computer Science (MCS)
Masters in Computer Science (MCS) adalah gelar pascasarjana yang menawarkan pendalaman ilmu komputer. Program studi ini mencakup berbagai mata kuliah yang mencakup pemrograman, kecerdasan buatan, keamanan siber, pengembangan perangkat lunak, dan topik-topik lain yang relevan.
-
Master of Finance (MFin)
Master of Finance (MFin) adalah gelar pascasarjana yang dirancang untuk melatih para profesional keuangan dalam berbagai aspek manajemen keuangan perusahaan, investasi, dan perbankan. Program MFin mencakup mata kuliah tentang manajemen keuangan, analisis investasi, pasar keuangan, dan perencanaan keuangan pribadi dan perusahaan.
-
Master of Public Health (MPH)
Master of Public Health (MPH) adalah gelar pascasarjana yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan. Program MPH mempersiapkan para profesional untuk bekerja dalam berbagai aspek kesehatan masyarakat, termasuk epidemiologi, kebijakan kesehatan, manajemen kesehatan, dan promosi kesehatan.
-
Master of Social Work (MSW)
Master of Social Work (MSW) adalah gelar pascasarjana yang mempersiapkan individu untuk berkarier dalam pekerjaan sosial dan layanan masyarakat. Program MSW mencakup mata kuliah tentang kerja sosial klinis, intervensi sosial, kebijakan sosial, dan etika pekerjaan sosial.
-
Master of International Studies (MIS)
Master of International Studies (MIS) adalah gelar pascasarjana yang berfokus pada urusan internasional, diplomasi, dan hubungan internasional. Program MIS mencakup mata kuliah tentang diplomasi internasional, hukum internasional, analisis kebijakan global, dan studi area.
Selain yang kami jelaskan diatas, ada specialized master degree lainnya seperti Master of Architecture, Master of Accounting, Master of Engineering, Master of Mathematics, dan lain sebagainya.
Baca Selengkapnya: 16 Nama Gelar S2 di Luar Negeri & Penjelasannya.
Biaya Kuliah Master Degree

Saat berencana untuk mengambil studi master, salah satu pertimbangan utama yang harus kamu pertimbangkan adalah biaya kuliah. Lalu, berapa sih biaya kuliah untuk master degree di luar negeri? Berikut informasinya:
Amerika Serikat – Estimasi: US$ 33,245 – US$ 77,210 / tahun
Berdasarkan beberapa halaman universitas di Amerika Serikat yang EduXpert buat, berikut adalah informasi biaya kuliahnya:
- University of Massachusetts – $ 37,647
- University of California – $ 33,245
- University of Connecticut – $ 77,210
- University of Alabama at Birmingham (UAB) – $ 39,644
- University of Arizona – $ 34,000
- Illinois State University (ISU) – $ 38,737
- Oregon State University – $ 45,660
- Saint Louis University – $ 42,000
- Arizona State University – $ 61,924
- University of Illinois Chicago – $ 36,000
Mari kita hitung menggunakan rumus rata-rata (mean):
(37,647 + 33,245 + 77,210 + 39,644 + 34,000 + 38,737 + 45,660 + 42,000 + 61,924 + 36,000) / 10 = $ 44,607
Jadi kesimpulannya, untuk kuliah S2 di Amerika Serikat kurang lebih sekitar $ 44,607 atau Rp. 698,594,687 (Kurs 1 USD = 15,661 IDR, 08 November 2023). Penting untuk dipahami, biaya kuliah diatas merupakan estimasi, perihal biaya semua kembali lagi ke universitas masing-masing. Faktor seberapa presitisius-nya universitas yang diambil, letak universitas, program studi yang diambil, dan lainnya turut mempengaruhi tinggi rendahnya biaya kuliah yang akan dibayar.
Inggris Raya – Estimasi: £ 25,000 – £ 48,000 / tahun
Kami mengambil informasi biaya kuliah dari 7 universitas Inggris Raya (UK) di halaman EduXpert. Berikut adalah daftar biaya kuliah S2 di Inggris Raya (UK):
- University of Glasgow – £ 30,250
- University of Liverpool – £ 37,350
- University of Manchester – £ 48,000
- University of Edinburgh – £ 38,500
- Newcastle University – £ 39,400
- University of Exeter – £ 31,000
- University of Essex – £ 25,000
Mari kita hitung menggunakan rumus rata-rata (mean):
(30,250 + 37,350 + 48,000 + 38,500 + 39,400 + 31,000 + 25,000) / 7 = £ 35,643
Kesimpulan yang bisa diambil, biaya kuliah master (S2) di Inggris Raya (UK) kurang lebih sekitar £ 35,643 atau setara dengan Rp. 685,134,023 (kurs 1 GBP = 19,222 IDR, 08 November 2023). Namun, biaya ini dapat bervariasi tergantung pada subjek studi, universitas, dan durasi studi.
Secara umum, subjek-subjek STEM lebih mahal daripada non-STEM. Selain itu, gelar master berbasis pengajaran (taught master’s) umumnya lebih mahal daripada gelar master berbasis penelitian (research master’s). Gelar MBA adalah gelar spesialis dan cenderung memiliki biaya lebih tinggi.
Australia – Estimasi: AU$22,000 – AU$50,000 / tahun
Menurut situs resmi pemerintah Australia www.studyaustralia.gov.au (2023), biaya kuliah rata-rata untuk gelar master di Australia bervariasi tergantung pada universitas, program studi, dan jenis gelar. Secara umum, biaya kuliah untuk mahasiswa internasional di Australia berkisar antara AU$22,000 hingga AU$50,000 per tahun akademik atau setara dengan Rp. 221,759,560 – Rp. 503,999,000. Namun, perlu diingat bahwa program-program yang lebih tinggi seperti kedokteran atau program profesional tertentu mungkin memiliki biaya yang lebih tinggi. Oleh karena itu, mahasiswa sebaiknya memeriksa biaya untuk program studi yang mereka minati langsung di website universitas yang diinginkan.
Kanada – Estimasi: CA$ 28,490 – CA$ 38,700 / tahun
Saat ini kami memiliki 2 universitas di Kanada, dan berikut adalah informasi biaya kuliah S2 di universitas tersebut:
- University of Victoria (UVic) – $ 28,490
- University Canada West (UCW) – $38,700
Jika dihitung dengan rumus rata-rata, ( 28,490 + 38,700 ) / 2 = CA$ 33,595. Itu artinya, biaya kuliah master di Kanada kurang lebih 33,595 Canadian Dollar atau setara dengan 381,777,275 rupiah ( 1 CAD = 11,364 IDR, kurs 08 November 2023). Biaya tersebut hanyalah estimasi, soal harga kembali lagi kepada universitas, lokasi, dan program studi yang diambil. Berdasarkan Statistics Canada (2023), untuk program MBA di Kanada biaya kuliahnya lebih tinggi, yaitu sekitar $41,767 – $76,687.
Untuk selengkapnya mengenai kuliah di luar negeri berserta biaya kuliahnya, kamu bisa cek di link berikut: Daftar Negara Terbaik Untuk Kuliah di Luar Negeri.
Tips Mendapatkan Gelar Master

Karena kita membahas master degree, pastinya kamu ingin kuliah di luar negeri. Karena kalau di Indonesia, gelar S2 disebut sebagai magister, hanya di luar negeri sajalah yang menggunakan istilah master untuk gelar S2-nya. Jika kamu ingin mendapatkan master degree, berikut adalah tips sukses dari kami:
Cermat memilih universitas
Saat kamu merencanakan studi di luar negeri, sangat penting untuk cermat memilih universitas yang sesuai dengan tujuan kamu. Karena setiap universitas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, terutama dalam hal program studi yang mereka tawarkan. Pastikan kamu cek akreditasi universitas yang kamu pilih, atau kamu juga bisa cek peringkat universitas di QS World University Rankings, Times Higher Education, US News and World Report, dan sejenisnya. Jika kamu berencana untuk studi yang terkait bisnis dan manajemen, kamu bisa memilih universitas yang telah mendapatkan status triple crown accreditation. Karena jika sekolah bisnis sudah mendapatkan triple crown accreditation, kualitas akademiknya tidak perlu kamu ragukan lagi.
Pilih jurusan sesuai passion
Hal ini juga tidak kalah penting! Memilih jurusan yang sesuai dengan passion akan membantu kamu tetap semangat dan fokus dalam belajar. Sehingga, aktivitas kuliah akan menjadi pengalaman yang menyenangkan dan kamu bisa lancar meraih gelar master sampai kelulusan. Pilih jurusan favorit kamu dengan klik link berikut: https://www.edupac-id.com/majors/.
Teliti menghitung biaya kuliah
Untuk mengevaluasi biaya kuliah, pastikan kamu meneliti website universitas secara langsung. Informasi biaya kuliah yang diperoleh langsung dari sumber universitas adalah yang paling kredibel dan dapat membantu kamu merencanakan anggaran keuangan secara tepat. Kamu juga bisa mengakses halaman Kaplan EduXpert Indonesia, karena kami juga telah menyediakan informasi lengkap mengenai universitas di luar negeri, mulai dari jurusan yang disediakan, biaya kuliah, alasan memilih universitas tersebut, dan lain-lain.
Penuhi persyaratan admisi universitas
Penting untuk diketahui, setiap universitas memiliki admission requirements nya masing-masing. Tetapi, pada umumnya universitas akan meminta dokumen berikut:
- Skor kemampuan berbahasa Inggris entah itu TOEFL iBT atau IELTS,
- Biasanya universitas akan meminta kamu untuk melampirkan skor GMAT atau GRE, terutama untuk program MBA. GMAT atau GRE itu merupakan tes potensi akademik pascasarjana.
- Ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir kamu. Karena artikel ini mengenai gelar master, berarti kamu harus melampirkan ijazah sarjana / bachelor degree berserta transkrip nilai kamu.
- Selain itu, biasanya universitas juga akan meminta kamu untuk memberikan surat rekomendasi. Surat rekomendasi bisa dari dosen atau atasan kerja, yang dapat memberikan informasi tentang kualitas akademik dan kepribadianmu.
- Lalu, biasanya universitas juga akan meminta kamu untuk membuat motivation letter dan/atau essay. Motivation letter atau surat motivasi adalah tulisan pribadi yang menjelaskan mengapa kamu ingin mengikuti program studi tertentu dan apa yang membuat kamu cocok untuk program tersebut. Sedangkan, essay itu karya tulis yang berisi tentang pengalaman, minat, atau tujuan akademikmu.
- Tidak kalah penting, kamu harus melampirkan financial statement yang membuktikan kamu memiliki cukup dana untuk kuliah di universitas tersebut. Setelah kamu sudah melengkapi dokumen yang telah diminta oleh universitas, maka pihak admisi universitas akan memberikan kamu LOA (Letter of Acceptance). LOA penting untuk kamu dapatkan, karena dapat digunakan untuk pembuatan visa pelajar.
Baca juga: Cara Kuliah di Luar Negeri: Pelajari Proses & Persyaratannya!
Ikuti Pre-Master
Jika kamu menghadapi kesulitan dalam memenuhi persyaratan admisi universitas, pertimbangkan untuk mengikuti program Pre-Master. Program ini dapat membantu kamu mempersiapkan diri untuk masuk ke program master dengan menawarkan pelatihan khusus.
Misalnya, jika skor IELTS yang diminta oleh universitas minimum 6.5, sedangkan kamu mendapatkan skor 5.0, universitas masih bisa menerima kamu jika kamu ingin ikut program pre-master dari universitas tersebut. Program pre-master sering kali diselenggarakan dalam kelas kecil agar kamu bisa lebih fokus sampai kamu siap untuk menjalani program master di universitas tersebut.
Sekian informasi yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk para pembaca setia blog kami. Sekedar informasi, kami (Kaplan Edupac Indonesia) juga menyediakan program pre-master ke universitas luar negeri, loh. Program ini bisa membantu kamu mengejar impian studi master di luar negeri meskipun ada beberapa tantangan dalam memenuhi persyaratan masuk. Untuk selengkapnya, kamu bisa langsung konsultasi saja dengan education counsellor kami dengan klik tombol WhatsApp berikut:
Jangan lupa untuk follow media sosial kami, agar kamu tidak ketinggalan informasi beasiswa, promo, event, dan lain sebagainya. Klik link berikut untuk menuju media sosial kami:
- Instagram: @edupacindonesia
- Facebook: @EdupacIndonesiaHQ.
Ikuti terus artikel kami selanjutnya, Thank You!


